Banda Aceh, 02-10-2020 – Bea Cukai Banda Aceh turut hadir dalam rapat daring yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh dengan pembahasan terkait Perkembangan Project Manajement 2020.
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Safuadi, menyampaikan arahan kepada seluruh jajaran dibawahnya agar bersedia turun langsung ke lapangan untuk mencari, menggali, membina, dan mendampingi sampai suatu industri menjadi besar dan berhasil dalam Rapat Progress Project Management Kanwil Bea Cukai Aceh pada Jumat (02/10) ini.
Safuadi khusunya memberi pesan kepada Bea Cukai Banda Aceh untuk menggali dan membantu perkembangan industri perkebunan sesuai dengan arahan presiden. Dalam hal ini industri perkebunan yang dimaksud adalah produk kakao ya g berkembang di daerah Sigli hingga Pidie yang merupakan wilayah kerja Bea Cukai Banda Aceh.
Berbagai fasilitas kepabeanan dan cukai yang ditawarkan kepada industri, seperti Tempat Penimbunan Berikat (TPB) dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE).
Selain itu, di tahun 2020 telah terealisasi puluhan kali ekspor di masing-masing daerah di Provinsi Aceh. Serta untuk mengawali triwulan keempat ini, Kantor Bea Cukai di seluruh Aceh merencanakan berbagai ekspor dalam kurun waktu yang lebih baik daripada tahun sebelumnya demi memajukan perekonomian Aceh. Setiap langkah yang dilakulan tidak pernah lepas dari tujuan untuk mewujudkan “Pemulihan Ekonomi Nasional” PNS
Dengan berjalannya Project Management ini, diharapkan perkembangan ekspor di Aceh semakin pesat dan dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat Aceh.