Direktorat Jenderal Bea dan Cukai saat ini memiliki sumber daya manusia usia muda lebih dari 60%, yang disebut generasi Y atau generasi milenial. Generasi Y ini adalah generasi yang memiliki kecenderungan tidak peduli terhadap sikap, lingkungan, dan lebih aktif dengan sosial medianya. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus karena generasi ini dapat mengubah budaya organisasi Bea dan Cukai. Untuk mengantisipasi itu, Bea dan Cukai meresmikan Program Bimbingan Mental (Bintal) Nasional dan meluncurkan Buku Panduan Program Bimbingan Mental. Program Bintal ini ditujukan kepada para generasi muda agar terbangun moralitas serta integritas sesuai dengan budaya organisasi.

Tujuan diadakannya bintal ini adalah untuk meningkatkan integritas, yaitu pembentukan, pemeliharaan nilai-nilai kementrian keuangan dan kebangsaan juga cinta tanah air. Bintal ini juga bertujuan untuk memotivasi semangat perubahan menuju Bea dan Cukai yang lebih baik.

IMG_2753

Kantor Pusat Bea dan Cukai telah mengadakan Training of Trainer (ToT) untuk perwakilan setiap kantor agar disetiap kantor memiliki mentor yang terlatih. Mentor yang telah mengikuti ToT tersebut diharapkan dapat menjadi penggerak utama penguatan Program Bintal Nasional.

Dalam rangka menyukseskan program tersebut Kantor Bea dan Cukai Banda Aceh telah melakukan internalisasi program bintal dan telah menyusun program bimbingan mental untuk seluruh pegawai muda.